SeputaranSulsel, Makassar — Sebagai Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa memimpin langsung prosesi pelantikan Ketua TP PKK dan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan Ujung Pandang dan Kecamatan Wajo di Baruga Anging Mammiri, Selasa (4/11/25).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara gerakan pemberdayaan keluarga dan pembangunan pendidikan anak usia dini di tingkat kecamatan.
Dalam kegiatan tersebut, Ibu Nurwanita Muhayang, S.T. resmi dilantik sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Wajo, dan Ibu Dian Friani Suryadi sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Ujung Pandang. Proses pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris TP PKK Kota Makassar, Ibu Faridah Kadir, dilanjutkan dengan penandatanganan naskah pelantikan serta penyematan pin PKK oleh Melinda Aksa.
Usai pelantikan, prosesi dilanjutkan dengan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan yang dipimpin langsung oleh Melinda Aksa selaku Bunda PAUD Kota Makassar. Kedua figur yang baru dikukuhkan, Ibu Nurwanita Muhayang, S.T. dan Ibu Dian Friani Suryadi, mengucapkan Ikrar Bunda PAUD yang dipandu langsung oleh Bunda PAUD Kota Makassar, diikuti dengan penandatanganan berita acara, serta penyematan salempang dan pin Bunda PAUD.
Momen ini menjadi simbol sinergi antara dua peran strategis di tingkat kecamatan, TP PKK sebagai penggerak kesejahteraan keluarga, dan Bunda PAUD sebagai pelindung sekaligus penggerak pendidikan anak usia dini.
Dalam sambutannya, Melinda Aksa menegaskan bahwa pelantikan dan pengukuhan ini bukan hanya sebuah seremoni, melainkan langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun keluarga dan masa depan anak-anak Makassar.
“Pelantikan dan pengukuhan hari ini adalah bentuk tanggung jawab bersama. Ini bukan sekadar jabatan, tetapi amanah untuk bekerja nyata di tengah masyarakat,” ungkap Melinda.
Sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda berharap para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik dapat segera menggerakkan 10 Program Pokok PKK, terutama pada bidang kesehatan keluarga, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“PKK harus hadir sebagai solusi bagi keluarga, menjadi penggerak ekonomi rumah tangga, mendukung kesehatan ibu dan anak, serta menanamkan nilai pendidikan karakter di lingkungan keluarga,” ujarnya.
Sebagai Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda juga menyoroti pentingnya peran Bunda PAUD di tingkat kecamatan dalam memastikan akses pendidikan berkualitas bagi anak usia dini.
“Bunda PAUD adalah jembatan yang menghubungkan kebijakan pemerintah dengan pelaksanaan di lapangan. Kita punya tanggung jawab besar memastikan setiap anak mendapat pendidikan yang inklusif, menyenangkan, dan sesuai potensi mereka,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan PAUD tidak hanya bergantung pada lembaga pendidikan, tetapi juga dukungan aktif keluarga dan masyarakat.
“Anak usia dini adalah pondasi masa depan kota ini. Dengan kolaborasi antara PKK, Bunda PAUD, dan seluruh pemangku kepentingan, kita bisa membentuk generasi Makassar yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegas Melinda.
Kegiatan pelantikan dan pengukuhan ini diakhiri dengan doa bersama serta sesi foto antara Ketua TP PKK Kota Makassar dengan jajaran TP PKK, Bunda PAUD Kecamatan, dan perwakilan Dinas Pendidikan Kota Makassar.
Acara tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan TP PKK dan Bunda PAUD di Kecamatan Ujung Pandang dan Wajo, dua wilayah yang diharapkan dapat menjadi percontohan dalam sinergi antara pemberdayaan keluarga dan penguatan pendidikan anak usia dini di Kota Makassar.
“Saya percaya, dengan semangat kebersamaan, TP PKK dan Bunda PAUD di setiap kecamatan bisa menjadi ujung tombak dalam membangun Makassar yang lebih sejahtera, berdaya, dan ramah anak,” tutup Melinda.(*)













